Aku adalah apa yang tak
punya dulu tetapi terbiar di pinggir jalan
Aku adlah raga yang menanti
nafasmu memburu ...rindu ...tetapi teremehkan
Aaahh...kemanakah
langkah itu ?
Saat aku berdiri di
tepian ...kupaling wajah kebelakang
Engkau tak ada..
Kupandang kedepan
...kau menghilang
Dimanakah kekang yang
seharusnya menahanmu
Dimanakah rasa yang
mestinya menarik merah jiwamu hingga menjadi jingga....
Kemanakah kasih itu ?
Aku tak mampu melupakan
semburat biru dimatamu
Aku tak mampu melupakan
sembilu yang menggores
Aku tak bisa melupakan
punggungmu yang berlalu tanpa menoleh
Aku tak bisa melupakan sakitnya
mataku menahan air mata
Begitu salahkah hingga
aku sendirian ? tanpa kau mampu memoles derita yang tak tampak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar